Drainage Cell mendukung Roof Garden
 Pabrik Distributor Jual drainage cell murah yogyakarta

Pembuatan taman diatas atap (roof garden) memang tidak murah dan membutuhkan struktur dan konstruksi atap yang spesifik. Bahkan untuk hasil yang optimal, konstruksi atap untuk taman didesain sejak awal, sebelum gedung itu dibangun. Namun investasi ini bisa kembali dalam beberapa tahun kemudian, karena biaya untuk listrik pendingin udara berkurang, serta nilai ekonomis bangunan bertambah. Atap bertanaman harus direncanakan dan dibangun dengan mempertimbangkan beban mati, beban hidup ( kegunaan ), beban angin, dan beban lainnya yang diperkirakan harus disalurkan ke fondasi bangunan dalam tanah dengan baik tanpa mengakibatkan pelendutan / deformasi yang resikonya dapat membahayakan kestabilan setiap bagian dari bangunan.

Beban mati yang meliputi berat dari kotak tanaman atau dinding pembatas taman lainnya. Untuk bahan beton bertulang, berat lazimnya 24kN/m3. Berat ini tentunya dapat bervariasi tergantung apakah beton dalam keadan basah ataupun kering. Beban hidup terdiri atas berat kering dan berat basah dari media tanam ( tanah , pepohonan, air, dan juga orang. Beban hidup yang diperhitungkan ( untuk penggunaan atap datar yang dapat dipergunakan tidak hanya untuk pemeliharaan taman ) adalah sekitar 1.5 kN/m3 denah. Secara alamiah, setiap pohon dan tanaman akan tumbuh dan bertambah berat seiring dengan perkerbangannya. Hal ini juga harus turut diperhatikan dalam perhitungan struktur sebagai beban tambahan yang akan terkumpul seiring dengan bertambahnya usia bangunan. Salah satu material yang digunakan pada struktur media tanam taman atap berteknologi konvensional adalah batu kali. Material yang dipasang sartu paket dengan ijuk ini, diletakkan di atas plat beton, setelah membrane waterproofing. Fungsinya adalah membentuk rongga-rongga pada lapisan media tanam, sehingga air dari permukaan media dapat mengalir ke bawah. Sedangkan ijuk yang diletakkan di atas lapisan batu kali, berfungsi sebagai filter, yaitu mengalirkan air ke bawah tetapi menahan butiran media tanam agar tidak menyumbat lubang pembuangan. Akan tetapi penggunaan batu kali setebal 20 cm tersebut membuat beban pelat beton menjadi lebih berat. Karenanya, pada taman atap modern atau sering disebut roof garden ekstensif , material batu kali dan ijuk tidak digunakan lagi. Penggantinya adalah material drainage cell. Material dari bahan plastik ini biasanya dijual satu paket dengan lapisan “kain kelambu”, yang disebut geotextile, berfungsi sebagai filter menggantikan ijuk. Drainage cell adalah salah satu produk yang dibuat dari material geokomposit. Geokomposit sendiri terbuat dari bahan plastik jenis HDPE (high density polyethylene), yang memiliki sifat elastis tetapi kuat. Drainage cell berbentuk lembaran umumnya memiliki ketebalan 1 cm dengan berat kurang dari 1 kg/m2.

Buana Paksa Indonesia
Roofing Walling Clading and Insulation
jl sriwidodo utara 7 no 476
Blk.Kawasan Industri Candi
krapyak-Semarang
jawa tengah - Indonesia 50184
phone : 024-7626249
faximili : 024-7610394
email : info@buanapaksa.com 

Pada umumnya drainage cell setebal 1 cm digunakan pada tanaman berakar dangkal, misalnya tanaman groundcover. Sedangkan ketebalan 3 cm dipakai untuk tanaman berakar dalam, seperti tanaman berkayu. Kelebihan lain dari drainage cell adalah mudah dipasang. Drainage cell berbentuk lembaran, cukup “digelar” di atas pelat beton, seperti menggelar karpet. Pada bagian lubang pembuangan air, drainage cell dipotong seukuran diameter lubang dan lubang diberik kawat untuk menahan lembaran geotextile. Drainage cell tidak hanya sekedar melewatkan air dari atas permukaan media tanam ke bawah, tetapi  ada juga yang dapat menyimpan air. Air yang mengalir dari atas, sebagian besar ditampung pada bagian dasar cell yang berbentuk seperti mangkuk. Drainage cell ini biasanya digunakan pada taman atap, dimana tanamannya membutuhkan kelembaban pada sistim perakarannya.




kota penjualan :
semarang, kudus, jepara, pati, rembang, lasem, blora, cepu, purwodadi, mranggen, kendal, demak, batang, pekalongan, pemalang, tegal, brebes, ungaran, bawen, ambarawa, temanggung, wonosobo, banjarnegara, purbalingga, purwokerto, cilacap, banyumas, kebumen, kutoarjo, purworejo, magelang, jogja, yogyakarta, yogya, wates, wonosari, bantul, sleman, klaten, dlanggu, solo, surakarta, boyolali, ampel, salatiga, sukoharjo, wonogiri, karanganyar, mantingan, ngawi, magetan, maospati, madiun, ponorogo, caruban, pacitan, purwantoro, sragen, seragen



semarang kudus jepara pati rembang lasem blora cepu purwodadi mranggen kendal demak batang pekalongan pemalang tegal brebes ungaran bawen ambarawa temanggung wonosobo banjarnegara purbalingga purwokerto cilacap banyumas kebumen kutoarjo purworejo magelang jogja yogyakarta yogya wates wonosari bantul sleman klaten dlanggu solo surakarta boyolali ampel salatiga sukoharjo wonogiri karanganyar mantingan ngawi magetan maospati madiun ponorogo caruban pacitan ungpurwantoro sragen seragen kediri jombang tulungagung jember mojokerto lamongan malang pasuruan surabaya tuban probolinggo paiton banyuwangi





About Unknown

Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama